PT. PAN ASIA SUPERINTENDENCE CABANG BATAM

Sabtu, 11 Februari 2012

Sawah Makin Menyusut karena Alih Fungsi

Sawah-sawah di Indonesia terus tergusur oleh pembangunan maupun perkebunan. Setiap tahun, rata-rata 100.000 hektar sawah beralih fungsi. Tingginya laju alih fungsi sawah, menurut Menteri Pertanian Suswono, dikhawatirkan mengancam produksi beras nasional. Padahal saat ini Indonesia masih harus impor beras hingga mencapai 2 juta ton untuk memenuhi cadangan pangan. "Di Sumatera Selatan saya lihat beberapa sawah mulai ditanami sawit," kata Suswono, Jumat (3/2/2012) di Palembang, Sumatera Selatan. Suswono mengemukakan, undang-undang (UU) tentang perlindungan lahan belum efektif melindungi sawah yang sudah ada. Pasalnya, baru sedikit kabupaten dan kota yang sudah membuat peraturan daerah (perda) terkait UU itu. Dari 430 kabupaten dan kota di Indonesia, jumlah daerah yang sudah membuat perda perlindungan lahan belum mencapai 10 kabupaten/kota. "Alasannya karena rancangan tata ruang dan wilayah belum selesai," ujar Suswono. Untuk mengimbanginya, tahun ini Pemerintah menargetkan pencetakan sawah baru seluas 100.000 hektar dengan anggaran Rp 1 triliun atau Rp 10 juta per hektar. Suswono juga mengimbau para petani mengolah lahan-lahan terlantar di daerahnya menjadi sawah.

BAHAN PANGAN MASYARAKAT Harga Sembako Terus Naik

Harga bahan pangan pokok atau biasa disebut sembilan bahan pokok (sembako) terus meningkat, terutama beras, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya. Hal ini diakui oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Gunaryo, beberapa hari belakangan ini harga sembako cenderung mengalami peningkatan, khususnya beras dan minyak goreng. "Beras, itu dikarenakan memang belum panen, tetapi akhir bulan ini atau awal Maret 2012 saya rasa sudah mulai panen lagi, sehingga relatif akan stabil," katanya di Jakarta, kemarin. Meski demikian, Gunaryo menyebutkan bahwa kenaikan harga beras hanya terjadi pada jenis-jenis tertentu, seperti beras premium dengan harga yang relatif lebih mahal. "Itu jenis beras premium. Sekarang kecenderungan masyarakat lebih mengarah ke jenis yang medium ke atas, karena lebih pulen. Kenaikan harga beras premium terlihat memang tidak terlalu terasa dari hari ke hari. Namun, jika dilihat secara bulanan, trennya mengalami kenaikan. Dilihat dari akhir tahun lalu sampai Februari 2012 ini sudah naik 15 persenan. Tetapi, kalau bulanannya tidak terasa (kenaikan), cuma Rp 100-Rp 300 per kilogram," tuturnya. Selain beras, Kemendag juga mencatat harga minyak goreng belakangan ini cenderung mengalami kenaikan. Hal ini lebih dikarenakan kondisi global. "Semingguan ini agak naik minyak goreng, karena (pasar) globalnya memang naik, sekitar 5 persen," ujar Gunaryo. Terkait hal ini, Pemerintah Indonesia sebaiknya mulai memperbaiki rantai pasok pangan yang sampai sekarang masih buruk, salah satunya dengan membangun lebih banyak pasar induk. Thomas Reardon dari Departemen Ekonomi Pertanian Universitas Michigan, Amerika Serikat, mengatakan, rantai pasok yang baik penting untuk menjaga ketahanan pangan. "Rantai pasok di sini masih berada di antara yang terburuk. Pasar induknya juga buruk. Dibandingkan dengan tempat lain, di sini lebih kotor, tidak tertata, dan mahal. Ini harus segera diperbaiki," kata Reardon, yang mengaku sudah mengunjungi pasar-pasar di daerah di Indonesia. Sedikit Menurut dia, jumlah pasar induk di daerah-daerah yang ada di Indonesia juga masih sedikit. Bahkan jauh lebih sedikit dari China dan negara Asia lainnya. Padahal keberadaan pasar induk di daerah akan mengurangi ongkos distribusi pangan, sehingga harga kelompok komoditas pokok ini bisa lebih rendah. Pembangunan pasar induk di berbagai daerah, termasuk di daerah pedalaman, akan memberikan keuntungan yang lebih banyak bagi petani. "Petani bisa menjangkau lebih banyak pembeli dan memperoleh pendapatan lebih dengan menjual hasil pertanian ke pasar induk. Apalagi yang dekat. Daripada menjualnya ke pedagang yang merupakan perantara," tutur dia. Reardon menjelaskan, pasar-pasar induk harus dibangun dengan kapasitas cukup besar dan dilengkapi jalinan "rantai dingin" sampai ke pasar. Selain itu juga harus tersedia gudang berkualitas yang bisa dimanfaatkan pedagang grosir menyimpan bahan pangan tertentu. "Tentunya harus didukung dengan ketersediaan listrik. Sebab, saya lihat di beberapa daerah pedalaman, pasokan listrik masih minim dan tidak stabil," ujarnya. Di lain pihak, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Tengah menolak kebijakan impor beras dan bawang merah. HKTI juga mendesak agar pemerintah jujur mengenai stok pangan nasional. "Kebijakan pemerintah mengimpor beras dan bawang merah sangat tidak berpihak kepada para petani. Ini pembunuhan massal bagi para petani di Indonesia," kata Ketua DPD HKTI Jawa Tengah Gunadi Wiryosaroyo di sela acara Rapat Koordinasi (Rakor) HKTI di Karanganyar (Jateng), Kamis (9/2). Menurut dia, seharusnya pemerintah jujur mengatakan siapa yang diuntungkan jika kebijakan impor diterapkan. Sebab, selama ini impor beras dan bawang merah justru hanya merugikan petani. "Meskipun pemerintah memberikan alibi bahwa kebijakan itu untuk melindungi para petani, namun pada kenyataannya pemerintah tidak bisa membendung harga pangan yang terus melonjak," ujarnya lagi. Sementara di sisi lain, makin banyaknya komoditas impor yang menguasai pasar dalam negeri, sedangkan produk dari petani harganya terus anjlok. Untuk itu, diharapkan ada solusi yang tepat dan transparan guna memperjuangkan nasib para petani di Indonesia.

Tahun Ini, Indonesia Bakal Impor Beras Lagi

Kementerian Pertanian menurunkan target produksi beras dari 72 juta ton gabah kering giling (GKG) menjadi 66,7 juta ton. Hal ini mengindikasikan rencana impor beras dari pemerintah. "Kalau target 72 juta ton GKG itu karena pemerintah percaya diri tidak akan impor beras, namun kenyataannya tahun lalu saja target 70 juta ton tidak tercapai. Akhirnya tahun lalu impor, tahun ini pun akan impor minimal sama seperti tahun lalu," kata Ketua Umum Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir, Jumat (10/2). Impor beras menurut Winarno menjadi keniscayaan karena produksi tidak akan cukup untuk menutup kebutuhan konsumsi masyarakat. Winarno menilai, target tersebut pasti akan turun dengan sendirinya meski pemerintah menargetkan muluk. Menurutnya, ketidaksiapan pemerintah dalam mengelola pertanian untuk meningkatkan produksi belum dilihat maksimal. "Pengalaman kemarin saja target muluk akhirnya tidak tercapai kan, saat ini pemerintah berusaha rasional dengan hanya menargetkan 66,7 juta ton. Sektor pertanian belum ada langkah konkret untuk meningkatkan produksi beras," lanjut Winarno.

"Impor Beras Efektif Tekan Angka Inflasi"

Impor beras diyakini lebih efektif dalam menekan angka inflasi. Kendati demikian, faktor cuaca pada Januari ini dinilai tidak berdampak pada inflasi. "Impor beras pasti lebih efektif untuk tekan angka inflasi. Inflasi yang saat ini mencapai 3,79 persen dan angka tersebut dinyatakan terendah di kawasan Asia Pasifik," kata Ketua Departemen Keuangan DPP Partai Demokrat Ikhsan Modjo saat acara Financial Reform Institute. Ikhsan menceritakan, harga cabai di 2010 sempat tembus hingga Rp100 ribu per kilogram (kg), namun dampaknya terhadap inflasi tidak tinggi. Sebelumnya, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tercatat sebesar 6,5 persen pada 2011 merupakan angka tertinggi di Asean. Adapun dengan inflasi sebesar 3,79 persen, angka tersebut akan terus bertahan dalam beberapa tahun ke depan. "Berdasarkan Fitch Asia Pasific, ekonomi Indonesia juga dipastikan akan tahan terhadap guncangan eksternal sebagai mana yang terjadi pada 2008," katanya. Selain itu, produk domestik bruto (PDB) yang semakin meningkat, juga diikuti peningkatan peran Indonesia dalam ikut mengatasi krisis ekonomi global menunjukan bahwa ekonomi Indonesia di 2012 siap lepas landas.

Senin, 06 Februari 2012

Teh Lebih Baik dari Air Putih

Sering merasa haus? Meskipun sudah banyak minum air putih tetapi cepat merasa haus lagi? Sebaiknya gantilah air putih dengan teh tawar. Teh bukan hanya bisa melenyapkan rasa haus lebih lama dari air putih tetapi juga punya sejumlah khasiat hebat! Teh atau camelia sinensis yang sejak ribuan tahun silam dikenal di Cina sebagai penawar dahaga punya beragam khasiat buat kesehatan. Riset yang baru saja dilansir oleh European Journal of Clinical Nutrition menyatakan teh bukan hanya bisa menghilangkan haus lebih lama tetapi juga punya khasiat baik untuk kesehatan. 'Minum teh lebih baik dibandingkan minum air, sebab teh tidak hanya bisa menggantikan cairan tubuh sebagai penghilang rasa haus, tapi juga memiliki kandungan antioksidan yang baik untuk tubuh', demikan tutur Dr Carrie Ruxton, ahli gizi dan penulis pada riset, seperti dilansir BBC. Antioksidan dalam daun teh berupa flavonoid yang meredam radikal bebas dalam tubuh sehingga tubuh tetap sehat. Sedangkan antioksidan lainnya berupa tannin, polyphenols dan catechin. Penelitian-penelitian para ahli kesehatan lain juga mendukung khasiat dahsyat teh untuk kesehatan. Flavonoid dapat mengurangi kerusakan sel dalam tubuh karena aktivitas sehari-hari. Peneliti percaya senyawa itu dapat membantu untuk menangkal serangan jantung dan beberapa jenis kanker. Mereka menemukan bukti bahwa minum 3-4 cangkir teh sehari dapat mengurangi kemungkinan terkena serangan jantung. Beberapa studi menyatakan teh bisa melindungi tubuh dari kanker, meskipun penelitian efek ini masih kurang jelas. Selain itu teh juga memberi perlindungan terhadap plak gigi,kerusakan gigi dan menguatkan tulang. British Nutrition Foundation merekomendasikan minum the tawar sekitar 1,5 sampai 2 liter sehari. Sedangkan penelitian menunjukkan bahwa minum teh 1-6 cangkir sehari, termasuk teh hitam, dapat meningkatkan asupan antioksidan. Namun, ada juga beberapa bukti bahwa teh dapat mencegah penyerapan zat besi dari makanan, sehingga mereka yang berisiko menderita anemia dianjurkan untuk tidak minum teh setelah makan.

5 Tips Mencegah Terjadinya Batu Empedu

Kandung empedu adalah organ kecil yang terletak di bawah hati. Kandung empedu bertanggung jawab untuk membentuk cairan pencernaan yang diekskresikan ke dalam usus. Ada banyak faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya batu empedu, misalnya riwayat keluarga, gaya hidup, dan jenis kelamin. Menurut National Digestive Disease Information Clearinghouse, perempuan memiliki risiko dua kali lebih banyak mengalami batu empedu dari pria. Ada banyak cara untuk mencegah terjadinya batu empedu, misalnya dengan melakukan perubahan diet dan gaya hidup. Berikut adalah 5 tips untuk mencegah terjadinya batu empedu: 1. Batasi Jumlah Asupan Lemak Membatasi jumlah asupan lemak dalam diet sehari-hari dapat mengurangi risiko terjadinya batu empedu. Makanan yang tinggi akan lemak jenuh, seperti daging merah dan mentega, bisa menyebabkan terjadinya batu empedu. Membatasi asupan lemak jenuh, atau beralih ke lemak tak jenuh tunggal, seperti minyak zaitun atau asam lemak omega-3, akan mengurangi risiko terkena batu empedu. 2. Mempertahankan Berat Badan Sehat Kelebihan berat badan atau obesitas akan mempertinggi risiko terjadinya batu empedu. Olahraga secara teratur dan mempertahankan diet sehat yang seimbang harus menjadi bagian integral dari gaya hidup sehat. Melakukan olahraga minimal selama 30 menit setiap hari dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya batu empedu. Mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran hijau juga penting untuk mencegah terjadinya batu empedu. 3. Hindari Diet Ketat atau Penurunan Berat Badan dengan Cepat Jika Anda ingin menurunkan berat badan, tidak dianjurkan untuk melakukan penurunan berat badan dengan cepat atau melakukan diet ketat. Hal ini disebabkan karena kehilangan berat badan dengan cepat dapat menyebabkan pembentukan batu empedu. Menurut Mayo Clinic, penurunan berat badan yang sehat adalah sekitar 1 kg dalam seminggu. Kehilangan berat badan lebih dari 1 kg dalam seminggu, selain tidak sehat juga dapat mengakibatkan kenaikan berat badan dengan cepat juga. Olahraga moderat seperti jalan kaki dan berenang adalah latihan yang baik untuk menurunkan berat badan secara bertahap. 4. Alkohol dan Kopi Konsumsi alkohol dalam jumlah yang moderat dapat mengurangi risiko terjadinya batu empedu. Dianggap jumlah moderat, jika Anda mengonsumsi minumam beralkohol maksimal 2 gelas dalam sehari. Menurut The New York Times Health Guide, jika perempuan mimum 1 oz alkohol dalam sehari, maka dapat mengurangi risiko terjadinya batu empedu hingga 20 persen. Minum kopi juga dapat menurunkan risiko terjadinya batu empedu. Kafein yang terkandung dalam kopi dapat berkontribusi terhadap kontraksi kandung empedu yang dapat mengurangi produksi pembentukan batu empedu. Namun, kafein yang terkandung dalam minuman bersoda dan teh belum terbukti mampu membantu mencegah terjadinya batu empedu. 5. Tindakan Pencegahan Lainnya Diet tinggi serat dapat mencegah batu empedu. Mengonsumsi kacang-kacangan seperti kacang tanah, almond, dan kenari sangat baik untuk mencegah tejadinya batu empedu. Tindakan pencegahan batu empedu lainnya adalah dengan menurunkan asupan gula dan karbohidrat. Makan secara teratur dan tidak melewatkan waktu makan juga penting dalam pencegahan batu empedu.

Jumat, 03 Februari 2012

Raskin Kota Dumai Tahap Pertama Masih Di Gudang

Dumai, Meski sudah di pertengahan bulan Januari 2012, Perum Bulog Sub Divisi Regional Dumai, belum menyalurkan 134,310 ton beras untuk keluarga miskin, tahap pertama. Alasannya, Pemerintah Kota Dumai belum mengajukan permintaan. "Kami akan salurkan beras miskin (raskin) tahap pertama apabila sudah ada permintaan dari Pemerintah Kota Dumai walau APB Kota Dumai belum disahkan. Tentu dengan syarat ada perjanjian di atas kertas," kata Kepala Sub Divre Bulog Dumai, Faruq Oktobri Qomary.. Seperti tahun sebelumnya kata Faruq, pendistribusian beras bantuan pemerintah pusat itu tetap menggunakan sistem pembagian yang diberlakukan Pemko Dumai kepada 8.954 Rumah Tangga Sasaran (RTS). "Biaya penyaluran raskin ke kelurahan ditanggung pemerintah pusat. dari kelurahan beras itu langsung serahkan ke warga RTS penerima sesuai kuota yang ada," terang Faruq. Faruq merinci, tiap RTS di Dumai mendapat 15 kilogram per bulan dengan harga subsidi dari pemerintah sebesar Rp 1.600, per kilogram. "Kita harapkan penyaluran raskin tahap pertama ini bisa tuntas dan Pemkot Dumai secepatnya mengajukan surat permintaan alokasi tanpa harus menunggu anggaran Kota disahkan," ujar Faruq.